Menurut Ruby, mulut ATM asli jika digoyang-goyang tidak akan bergerak. Mulut ATM skimmer bentuknya sama, tapi sudah dipasangi skimmer. ATM skimmer itu Tertempel di mulut ATM asli. Saat nasabah memasukkan kartu ATM, kata Ruby, skimmer akan merekam semua data di kartu ATM. Data tersebut terekam di kartu memori (memory card) skimmer.
Untuk bisa membobol rekening, kata Ruby, pelaku harus mendapatkan data PIN (personal identification number) ATM. Data PIN nasabah didapat dari video spy cam yang dipasang mengarah ke keypad ATM. Beberapa jam setelah memasang dua alat itu, pelaku akan mengambil datanya. Skimmer dan spy cam diambil kembali.
Lalu, dipasang skimmer yang lain. Skimmer yang sudah didapat, datanya kemudian di-download. Menggunakan kartu magnetik yang kosong (blank), kartu ATM asli bisa digandakan. “Uang kemudian bisa dibobol,” kata Ruby. Karena seolah-olah legal, pihak perbankan biasanya menganggap transaksi tersebut sah.
Untuk menghindari pembobolan, kata Ruby Alamsyah, nasabah harus mengetahui tipe-tipe ATM skimmer. Mana tipe ATM yang asli dan mana yang tidak. “Jika ada alat tambahan lain, kita perlu waspada,” kata Ruby. Sebab, ada kemungkinan besar mulut ATM sudah dipasangi skimmer.
Pengetikan PIN, kata Ruby, lebih baik cari keypad yang ada tutupnya. Atau ditutup dengan tangan. “Hati-hati terhadap ATM yang kira-kira dipasangi ATM skimmer,” kata Ruby. Di Indonesia modus kejahatan semacam ini hanya terjadi di ATM-ATM tertentu. Ini karena ATM tersebut mudah dibobol.(DOR)
taken from http://mauritsalbert.wordp
Tidak ada komentar:
Posting Komentar